
Ceritanya
Dua puluh tahun. Itu lama sekali untuk tidak ngomong sama kakak sendiri. Tapi Manolo, pekerja sirkus polos yang hatinya sebaik kelakuannya yang kikuk, nggak punya pilihan. Ayahnya jatuh sakit, dan satu-satunya cara menyatukan keluarga adalah menjemput Georges, kakaknya yang kabur dua dekade lalu. Masalahnya, Georges bukan tipe orang yang pulang dengan pelukan hangat, dia penipu licik yang udah lupa rasa tanggung jawab. Pertemuan kembali dua saudara ini bukan reuni, lebih mirip tabrakan antara keluguian Manolo dan kelicikan Georges yang udah jadi profesi. Apalagi ayah mereka di rumah, sakit dan menunggu, sementara dua anak laki-lakinya malah sibuk saling curiga. Siapa sangka menyatukan keluarga bisa serumit akrobat sirkus yang salah kalkulasi.
Kalau suka ini












