
Ceritanya
Kabwita Kasongo punya satu sepeda tua, dan di atasnya dia menggantungkan hidup keluarganya. Setiap perjalanan dari desa ke kota adalah pertarungan, melawan jalan rusak, hujan, dan roda yang hampir patah. Dia bukan cuma mengantar barang, dia mengangkut harapan buat anak-anaknya. Lydie Kasongo, istrinya, menunggu di rumah dengan doa dan rasa cemas yang tak pernah habis. Dokumenter drama ini mengikuti ritme perjalanan yang melelahkan itu, tanpa hiasan, tanpa musik yang mendikte perasaan. Setiap tanjakan terasa berat, setiap ketukan di rangka sepeda seperti detak jantung yang bertahan. Sampai kapan kekuatan fisiknya sanggup menopang mimpi yang terus dia bawa?
Kalau suka ini












