
Ceritanya
Tahun 2019, Ana sudah tujuh tahun bertahan di Warsaw, Indiana. Ibu tunggal dari Nikaragua ini kerja keras siang malam, cuma buat Izzy, putri remajanya, bisa sekolah dan punya masa depan. Tapi sepucuk surat dari imigrasi tiba-tiba datang, dan hidup mereka jungkir balik. Deportasi bukan lagi ketakutan abstrak, melainkan hitungan hari yang nyata. Sekolah Izzy mulai tanya-tanya, tetangga yang tadinya ramah jadi lihat mereka dengan mata lain. Ana bukan cuma lawan sistem, dia juga harus jaga putrinya tetap kuat saat dunia di luar tembok rumah mereka runtuh perlahan. Pertarungannya bukan soal dokumen, tapi soal apa artinya pulang ke tempat yang tak lagi dikenal.
Kalau suka ini











