Ceritanya
Ishaan delapan tahun, tapi angka di buku tulisnya selalu kebalik. Bagi guru dan ayahnya, dia pemalas, pembohong, anak yang nggak mau berusaha. Padahal di kepalanya ada dunia lain, penuh warna dan gambar yang nggak bisa diungkapkan lewat huruf. Sampai akhirnya sekolah memutuskan, Ishaan harus dikirim ke asrama, jauh dari rumah dan kolam ikan tempatnya biasa melamun. Di sana dia makin diam, makin tenggelam. Hingga seorang guru seni bernama Nikumbh datang, mengamati cara Ishaan melihat dunia, dan sadar anak ini bukan bodoh, hanya cara belajarnya berbeda. Pertanyaannya, mampukah Nikumbh meyakinkan orang tua Ishaan sebelum kepercayaan diri bocah itu benar-benar hancur?
Kalau suka ini













