Ceritanya
Sungai itu bukan cuma air mengalir. Bagi Ester, ini soal harga diri. Guru muda ini selama ini menyembunyikan identitas Sami-nya, pura-pura jadi orang lain biar selamat dari rasisme yang menggerogoti lingkungannya. Tapi diam-diam ada batas yang ia enggak sadari sampai suatu hari dia nyemplung langsung ke demonstrasi besar-besaran menentang pembangunan bendungan raksasa di tanah leluhur. Di tengah teriakan massa dan bentrok dengan aparat, Ester perlahan sadar kalau identitas bukan sesuatu yang bisa disembunyikan selamanya, ia harus dirayakan atau diperjuangkan. Yang bikin rumit, keluarganya sendiri terbelah soal ini. Siapa sangka seorang guru yang pendiam bisa jadi pusat perlawanan?
Kalau suka ini













