Ceritanya
Menara tertinggi di ibu kota. Api menjalar lantai demi lantai. Amir, pemadam kebakaran muda, langsung teringat kejadian yang dulu bikin dia trauma. Tapi sekarang bukan waktunya mikir itu. Ratusan orang terperangkap di atas, asap hitam makin pekat, dan tangga darurat mulai meleleh. Rekan-rekan Amir di regunya juga ikut terjebak di dalam. Satu per satu keputusan harus diambil cepat, tanpa ruang buat salah langkah. Ledakan di lantai dua belas bikin evakuasi makin kacau. Amir sadar kalau dia nggak cuma berjuang melawan api, tapi juga melawan bayang-bayang masa lalu yang tiba-tiba kembali. Dengan tekanan sebesar itu, apa dia sanggup memadamkan api di luar dan di dalam kepalanya sendiri?
Kalau suka ini













