
Ceritanya
Dallas, November 1963. Satu tembakan mengubah segalanya, dan Lyndon B. Johnson mendadak jadi orang paling berkuasa di Amerika. Woody Harrelson memerankan LBJ yang harus menavigasi kekacauan politik pasca pembunuhan Kennedy, dengan negara masih berduka dan Kongres terbelah. Dia bukan presiden yang dipilih rakyat, tapi dia harus mengesahkan Undang-Undang Hak Sipil, warisan mendiang pendahulunya yang macet di meja parlemen. Tekanan datang dari semua sisi, dari para senator Selatan yang menentang hingga para loyalis Kennedy yang meragukannya. Setiap langkah adalah negosiasi, setiap keputusan adalah taruhan. Drama sejarah ini mengikuti bagaimana seorang politisi pragmatis berusaha mengubah tragedi nasional menjadi momen persatuan. Pertanyaan besarnya, bisakah dia memimpin bangsa yang belum sepenuhnya percaya padanya?
Kalau suka ini











