
Ceritanya
Hukuman seumur hidup. Tapi tiba-tiba pintu penjara dibuka, cuma sebentar. Seorang narapidana bernama Yong-gu diberi izin keluar untuk menemani putrinya yang sekarat karena penyakit Wilson, butuh transplantasi hati. Waktunya mepet, dan dia sadar ini bukan sekadar kunjungan biasa. Ini kesempatan terakhir untuk jadi ayak, untuk menebus semua yang hilang selama belasan tahun di balik jeruji. Di rumah sakit, ia berhadapan dengan mantan istri dan dokter yang meragukan niatnya, sementara tubuh anaknya makin lemah tiap jam. Ji-won Ha dan Jun-ho Heo membawakan drama keluarga yang nggak melulu melodramatis, tapi justru lebih sakit karena realistis. Yang bikin deg-degan, Yong-gu tahu satu-satunya donor yang cocok adalah dirinya sendiri, dan waktu terus berjalan tanpa ampun.
Kalau suka ini











