
Ceritanya
Dua mark Jerman di saku celana compang-campingnya. Itu harga yang diterima seorang gelandangan bernama Ernst saat menjual informasi militer Swiss kepada mata-mata Nazi di tahun 1944. Awalnya cuma sekadar bertahan hidup, mengemis di stasiun kereta Basel, tapi begitu uang pertama mendarat di tangannya, Ernst mulai rutin menjual data pasukan perbatasan. Masalahnya, intelijen Swiss bukan bodoh. Mereka tahu ada kebocoran, tinggal menunggu waktu sebelum jerat dipasang. Suatu malam, Ernst sadar dirinya sudah jadi target, tapi bukan cuma polisi militer yang mengejarnya—rekan gelandangan yang iri mulai mengancam, sementara petugas Nazi yang membayarnya tiba-tiba menghilang. Seorang pengkhianat tanpa negara, tanpa sekutu, dan tanpa jalan pulang.
Kalau suka ini











