Ceritanya
Dua tentara. Satu luka tembak di bahu, satu lagi luka bacok di paha. Mereka tersisa setelah baku tembak sengit di perbatasan India-Pakistan yang terisolasi, tahun 2014, drama sejarah perang yang dingin dan sunyi. Yang satu tentara India, tapi nadi di tubuhnya berdetak darah Pakistan. Yang satu tentara Pakistan, tapi pembuluhnya mengalir darah India. Keduanya terjebak di tanah tak bertuan, senapan masih panas, amunisi hampir habis. Haruskah mereka saling habisi demi bendera masing-masing? Atau justru menyadari luka mereka butuh tangan lawan untuk dibalut? Siapa sangka, di antara tembakan dan kecurigaan, justru ikatan paling aneh mulai tumbuh.
Kalau suka ini













