
Ceritanya
Kematian suaminya menyisakan satu hal di tangan Kuyili: buku keanggotaan Partai Komunis. Janda berduka itu nekat bergabung, bukan demi ideologi besar, tapi satu hal sederhana, memberantas korupsi yang membusuk di desanya. Tapi politik bukan ladang yang ramah untuk perempuan, apalagi janda. Anak lelakinya sendiri justru memihak lawan, berdiri di seberang barikade yang sama. Setiap langkah Kuyili diorganisir bukan hanya oleh partai, tapi juga oleh rasa sakit yang belum sembuh. Dan musuh yang dia lawan ternyata punya koneksi lebih kuat dari yang dia kira, sampai titik di mana nyawa jadi taruhan. Drama politik desa ini, dibintangi Lizzie Antony, bukan soal menang atau kalah, tapi berapa banyak yang rela dikorbankan demi keadilan yang setengah matang.
Kalau suka ini











