Ceritanya
Gadis desa itu bermimpi jadi bintang seni bela diri hip-hop. Bukan tawaran manggung atau kontrak rekaman yang ia dapat di kota, melainkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di sekolah tari. Sambil ngepel lantai, ia menyaksikan murid-murid berlatih, diam-diam mencuri gerakan, dan pulang ke kamar kos untuk berlatih sampai subuh. Tekadnya keras seperti beton, meski teman-teman baru dan lingkungan kota terus menguji batas mimpinya. Yang bikin penasaran, apa yang lebih absurd: jadi pembersih yang menari di sela-sela shift, atau tetap percaya bahwa seorang wanita muda bisa menggabungkan kung fu dengan gerakan breakdance di panggung besar?
Kalau suka ini













