
Ceritanya
Sabtu malam di arena, dua petarung saling berhadapan dengan gelar UFC terbang dipertaruhkan. Demetrious Johnson, juara bertahan yang sudah tak terkalahkan dalam delapan laga, berhadapan dengan Wilson Reis yang datang dengan rekor impresif. Johnson dikenal cepat, presisi, dan selalu punya rencana cadangan. Reis, petarung asal Brasil, punya kekuatan gulat yang jadi mimpi buruk bagi siapa pun yang menyepelekannya. Pertarungan ini bukan cuma soal siapa yang lebih kuat, tapi siapa yang bisa membaca ritme lawan lebih dulu. Rose Namajunas ikut menyaksikan dari corner, memberi dukungan untuk rekan seperguruannya. Tiga ronde pertama berjalan intens, keduanya saling menguji pertahanan. Tapi ketika ronde keempat dimulai, Johnson mulai menemukan celah yang selama ini dicarinya. Apakah Reis bisa bangkit dari tekanan itu, atau sabuk itu akan tetap tinggal di pinggang Johnson?
Kalau suka ini







