
Ceritanya
Bekas tangan di leher korban. Mutilasi. Dan Jean-Paul Ly baru sadar, misi pengawalan saksi kunci (Savin Phillip) bukan tugas biasa. Begitu masuk Penjara Koh Kla, pintu baja langsung tertutup rapat, narapidana menguasai segalanya. Celine Tran dan Lida Duch ikut terjebak, tak ada bantuan dari luar, tak ada jalan mundur. Mereka bukan polisi biasa, mereka pasukan khusus yang dilatih bertarung habis-habisan. Tapi di dalam sini, setiap sudut lorong bisa jadi kuburan, setiap bayangan punya celurit. Pertarungan tangan kosong yang brutal, senjata improvisasi dari kawat dan pecahan botol, semua dipakai untuk satu tujuan: bertahan. Lalu dari lantai tiga, seorang napi tertawa sambil menjatuhkan kunci satu-satunya ke selokan.
Kalau suka ini











