Ceritanya
Kota Foshan 1935, dan satu aturan tak tertulis masih berlaku — siapa pun yang menguasai jalanan, menguasai segalanya. Ip Man, yang sudah lama meninggalkan dunia persilatan, mendapati dirinya terseret kembali ketika empat raja baru muncul, masing-masing mengklaim wilayah dan menantang murid-muridnya. Pertarungan bukan cuma soal tinju, tapi soal harga diri komunitas Wing Chun yang hampir punah. Di tengah tekanan kolonial dan intrik lokal, Ip Man harus memilih antara tetap damai atau angkat tangan lagi. Tapi setiap keputusan punya harga, dan kali ini murid-muridnya yang jadi taruhannya. Siapa sangka guru besar yang dulu tak terkalahkan justru paling rentan saat harus melindungi, bukan menyerang.
Kalau suka ini













