
Ceritanya
Linghu Chong, pendekar pedang yang katanya tak terkalahkan, malah lebih sibuk lari dari bayang-bayang masa lalunya. Bukan karena takut mati, tapi karena setiap langkah yang dia ambil malah menyeretnya lebih dalam ke pusaran konflik yang membara di antara sekte-sekte seni bela diri. Di satu sisi, ada loyalitas pada guru yang sudah seperti ayah. Di sisi lain, ada cinta yang menuntut pengorbanan yang tak terbayangkan. Ditambah tekanan dari senior dan junior yang saling curiga, Linghu Chong seperti berjalan di atas pedang. Siapa sangka, menjadi yang terkuat justru berarti kehilangan segalanya dulu.
Kalau suka ini












