
Ceritanya
Silverton lenyap dalam hitungan jam. Bukan satu atau dua tornado, tapi gelombang pusaran yang datang bertubi-tubi dalam sehari. Warga berhamburan ke basement dan selokan, sementara pemburu badai justru melaju ke arah sebaliknya dengan kamera di tangan, mengejar momen yang mungkin tak terulang lagi. Richard Armitage dan Sarah Wayne Callies jadi bagian dari kekacauan ini, berusaha bertahan di tengah puing-puing yang beterbangan. Masalahnya, badai ini bukan cuma soal angin kencang, tapi juga soal pilihan: lari atau mati. Ketika langit benar-benar murka, pertahanan terakhir mereka adalah keberuntungan. Tapi seberapa lama keberuntungan itu bisa bertahan di tengah amukan yang tak kenal ampun?
Kalau suka ini












