
Ceritanya
Salju turun di lereng Chamonix. Tapi Kye Petersen tidak sedang berpikir soal cuaca. Dia memikirkan kematian ayahnya di gunung yang sama, setahun lalu. Bersama Callum Pettit dan J.P. Auclair, dokumenter ini mengikuti tiga atlet ekstrem yang memilih kembali ke tempat paling traumatis dalam hidup mereka. Bukan untuk balas dendam, bukan untuk rekor. Tapi untuk memahami kenapa mereka tetap jatuh cinta pada sesuatu yang nyaris membunuh mereka. Kamera menangkap detak jantung yang melonjak, napas yang membeku di udara tipis, dan momen hening di antara dua longsoran salju. Mereka bicara soal rasa takut tanpa malu, soal kematian sebagai teman perjalanan. Pertanyaan yang menggantung di setiap frame: apakah luka bisa disembuhkan dengan cara yang sama seperti luka itu dibuat?
Kalau suka ini












