
Ceritanya
Lee Kang-hee bukan sekadar kolumnis. Pria ini diam-diam mengatur panggung politik, mengangkat Jang Pil-woo yang korup ke ambang kursi presiden. Semua berjalan mulus sampai rekaman dana gelap itu bocor dan jatuh ke tangan yang salah. Ahn Sang-goo, tangan kanan Jang yang setia, mendadak jadi buruan dalam perseteruan yang mengancam nyawanya sendiri. Di sisi lain, jaksa Woo Jang-hoon mencium peluang emas, kasus ini bisa jadi tiket menuju ketenaran yang selama ini dia incar. Korupsi, balas dendam, dan ambisi berputar dalam satu lingkaran kekerasan, masing-masing orang punya alasan untuk saling menghabisi. Kyeong-yeong Lee, Seung-woo Cho, dan Byung-hun Lee menghidupkan permainan kekuasaan yang tak kenal ampun ini. Pertanyaannya, siapa yang benar-benar memegang kendali ketika semua orang punya agenda tersembunyi?
Kalau suka ini











