
Ceritanya
Nazi menguasai Prancis, tapi Shosanna Dreyfus selamat dari pembantaian keluarganya. Dendamnya diam-diam mengendap bertahun-tahun. Sampai seorang pahlawan perang Jerman bernama Frederick Zoller jatuh cinta padanya dan memaksa pemutaran film propaganda di bioskop milik Shosanna. Di situlah dia melihat celah untuk membalas. Di waktu yang sama, pasukan Yahudi-Amerika yang dijuluki "Basterds" pimpinan Aldo Raine berkeliaran, memburu dan menguliti tentara Nazi satu per satu. Kedua jalur ini, dendam pribadi dan perang gerilya, perlahan mengarah ke satu malam yang sama. Malam di bioskop itu bukan sekadar pemutaran film, melainkan panggung pertumpahan darah. Pertanyaannya, ketika semua rencana tabrakan, siapa yang benar-benar memegang kendali?
Kalau suka ini












