
Ceritanya
Prajurit muda itu menawarkan senyum yang salah, dan gadis yang duduk di kursi roda menangkapnya. Ia berpura-pura jatuh cinta, bukan karena sayang, tapi untuk mengisi lubang di dadanya yang kosong. Ladina von Frisching memerankan wanita yang mulai curiga pada setiap gerak-gerik Giulio Brizzi, dan kecurigaan itu mengubah permainan jadi obsesi. Sang prajurit diam-diam terobsesi untuk menyembuhkannya, seolah cinta bisa menjadi resep yang menyelamatkan mereka berdua. Namun lingkaran itu semakin kusut, semakin berbahaya, dan batas antara pura-pura dan nyata mulai kabur. Drama tahun 2025 ini mengajak kita bertanya, bisakah cinta yang dipaksakan tumbuh jadi harapan, atau justru menjadi petaka yang menghancurkan keduanya?
Kalau suka ini











