
Ceritanya
Seong-min terus mengulang kalimat yang sama, "Aku akan pulang hari ini," kepada siapa pun yang ditemuinya. Padahal ia baru saja memutuskan untuk pergi ke Taeungsa, sebuah kuil selibat, dan meminta sahabatnya, Jin-woo, untuk mengantarnya ke sana. Kata "pulang" terasa janggal untuk sebuah perjalanan meninggalkan kehidupan lamanya. Ada pergulatan batin yang mengendap di balik kalimat itu, juga niat tersembunyi yang tidak pernah ia ucapkan secara gamblang. Drama Korea tahun 2023 ini mengikuti dua sahabat yang bersiap berangkat, sementara Seong-min tampak mencari sesuatu yang bahkan ia sendiri belum paham. Apa sebenarnya yang ia cari, dan mengapa kata "pulang" terasa seperti perpisahan yang tidak akan diucapkan?
Kalau suka ini











