
Memuat video…
Ceritanya
Tiga puluh dua mayat berserakan di puing-puing. Satu selamat. Namanya Ryder, tentara bayaran yang sadar seluruh timnya dikhianati dari dalam. Misi itu jebakan sejak awal, dan dalangnya masih berkeliaran. Ryder memilih lari dulu, bukan karena takut, tapi karena mau pastikan dendamnya tepat sasaran. Frank Grillo memerankan Ryder dengan dingin, sementara Robert Patrick jadi bayangan masa lalu yang terus menghantuinya. Setiap jejak yang diikuti Ryder makin menyeretnya ke pusaran konspirasi yang lebih besar dari sekadar misi gagal. Rhona Mitra muncul sebagai sosok yang tahu lebih dari yang dia bilang. Masalahnya, makin dekat Ryder ke target, makin kabur batas antara pembalasan dan kegilaan. Siapa yang beneran pantas mati di tangan Ryder, atau dia sendiri yang jadi buruan?
Kalau suka ini












