Ceritanya
Simran hidup dalam skenario romantis versinya sendiri. Sebagai art director film, dia sudah yakin bakal menikahi pacar lamanya, semuanya rapi dan indah di atas kertas. Sampai Jay muncul, playboy yang nggak pernah serius sama satu perempuan pun. Pertemuan pertama mereka? Bencana. Simran muak dengan gaya hidup Jay yang semau gue, Jay menganggap Simran terlalu kaku dan ngebosenin. Tapi kebetulan banget, mereka terus dipertemukan, dan diam-diam benci itu mulai berubah. Persis saat Simran mulai luluh, Jay malah kabur, takut sama perasaannya sendiri. Simran balik ke pelukan mantannya yang aman. Dan baru saat itulah Jay sadar dia nggak main-main. Tapi apakah Simran masih mau dengar alasan seorang pengecut?
Kalau suka ini













