
Ceritanya
Jung-Min baru empat belas tahun saat tentara Jepang menyeretnya dari rumah. Young-Hee lima belas. Di tengah Perang Dunia II yang brutal, dua gadis Korea itu diculik dan dipaksa menjadi “wanita penghibur” di China, sebuah neraka yang tak pernah mereka bayangkan. Mereka bertahan bersama, berbagi rasa sakit dalam diam, tubuh yang hancur dan harapan yang hampir padam. Tapi perang tidak adil pada siapapun. Hanya satu yang selamat. Puluhan tahun kemudian, seorang wanita tua berjuang menyatukan arwah sahabatnya yang hilang. Film drama sejarah yang diinspirasi kesaksian nyata Kang Il-chul ini tidak memberi pelipur lara. Yang tersisa hanyalah tanya: bagaimana caranya merangkai kembali jiwa yang tercerai-berai oleh sejarah?
Kalau suka ini












