

Sumber ini menjalankan pemutarnya sendiri di tab baru dan biasanya menampilkan iklan sekali di awal.
Ceritanya
Sakhi kehilangan tunangannya di hari pernikahan. Tragis, tiba-tiba, dan bikin hidupnya jungkir balik. Orang bilang dia sial, kutukan, tapi Sakhi memilih cara lain untuk merespon. Dia ambil senapan, latihan tembak setiap hari sampai tangannya gemetar dan bahunya lebam. Targetnya jelas: jadi penembak jitu nasional, buktiin kalau dia bukan pecundang. Pelatihnya, ayahnya yang diam-diam khawatir, dan desas-desus tetangga jadi teman sehari-harinya. Tapi jalan menuju kejuaraan nasional itu panjang, penuh lomba yang kalah, cedera yang nyeri, dan kenangan tunangan yang terus menghantuinya. Siapa sangka, senapan itu bukan cuma alat buat menang, tapi juga cara Sakhi ngubur masa lalu. Tapi bisakah luka sebesar itu benar-benar sembuh cuma dari menembak sasaran?
Kalau suka ini











