
Ceritanya
Tinju bukan cuma soal pukulan, tapi soal apa yang terjadi setelah rahangmu retak dan kariermu hancur. Travis Austin pernah punya semuanya, sabuk juara, uang, dan kehidupan yang bikin iri. Sampai satu tragedi datang, ambil semuanya dalam hitungan detik. Kini dia tinggal di tempat yang gelap, tubuh penuh memori lama, dan lawan terberat bukan petinju lain, melainkan bayang-bayang masa lalu yang terus menghantuinya. Pelatih lamanya, teman-teman yang sudah pergi, dan ruang ganti yang sepi, semuanya jadi pengingat. Tapi darah masih mengalir, dan tekad di matanya belum padam. Drama olahraga tahun 2018 ini dibintangi Jon Gries dan Mark Rolston, mengajak kita bertanya, apa yang lebih berat, bangkit dari pukulan lawan atau dari diri sendiri?
Kalau suka ini












