
Ceritanya
John McCain memilih Sarah Palin, gubernur Alaska yang nyaris tak dikenal, dan dunia politik langsung gempar. Awalnya keputusan ini dianggap cerdas, kampanye sempat melesat cepat dengan energi baru yang dibawa Palin di setiap panggung pidatonya. Tapi semua berubah drastis ketika Palin tampil kacau dalam wawancara dengan Katie Couric, jawaban-jawabannya berantakan dan sorotan media berbalik tajam ke arahnya. Steve Schmidt, arsitek strategi di balik layar, mencoba mati-matian merapikan citra Palin di depan publik yang mulai meragukan kapasitasnya. Tekanan dari internal tim, kritik media, dan ambisi pribadi mulai saling berbenturan di tengah pertarungan politik yang semakin panas. Pertanyaannya, apakah kesalahan itu masih bisa diperbaiki atau segalanya sudah terlambat? Siapa yang sebenarnya memegang kendali di balik layar kampanye itu?
Kalau suka ini












