
Ceritanya
Pintu apartemen terbuka, dan dua seragam militer berdiri di ambang. Itu saja yang Michael butuhkan untuk tahu dunia mereka runtuh. Bersama Dafna, istrinya, ia menerima kabar kematian Jonathan, putra mereka yang bertugas di militer. Dafna langsung lumpuh, terbaring tak berdaya, sementara Michael membiarkan amarah menggerogoti setiap sudut ruangan. Tapi kemudian datang kejutan yang tak terduga, sebuah tikungan yang membuat seluruh duka mereka terasa seperti lelucon kejam. Narasi bergeser ke pos militer terpencil, tempat para prajurit muda bergulat dengan kebosanan dan ketakutan yang sama-sama nyata. Ironi demi ironi ditumpuk, sampai batas antara kenyataan dan ilusi mulai kabur. Siapa yang sebenarnya menjadi korban dalam kekacauan yang mereka sebut perang ini?
Kalau suka ini











