
Ceritanya
Pemilihan walikota tinggal beberapa minggu lagi, dan mayat mulai berguguran di kota kecil ini. Bukan satu, bukan dua, tapi berantai. Para kandidat saling tuduh, warga mulai paranoid, dan polisi lokal kewalahan karena setiap TKP selalu punya pesan politis yang mengarah ke siapa pun yang lagi unggul di jajak pendapat. Devin Druid dan William Russ jadi dua wajah yang saling curiga di tengah hiruk-pikuk kampanye yang berubah jadi malam penuh teror. Siapa yang paling diuntungkan kalau lawan politiknya mati satu per satu?
Kalau suka ini












