
Ceritanya
Bukan cuma soal hooligan dan rusuh di tribun. Film ini potret brutal pria yang cari identitas lewat pertarungan, dengan gaya dokumenter yang intens. Tommy, diperankan Danny Dyer, terjebak siklus kekerasan yang lebih memabukkan daripada seks dan narkoba. Minggu demi minggu, dia dan krunya berkelahi dengan geng lawan, pulang dengan babak belur, lalu siap lagi Sabtu depan. Ada humor gelap di tengah realisme yang menakutkan. Tapi yang bikin nggak nyaman, bagi mereka pertarungan bukan kebencian, melainkan alasan untuk merasa hidup. Pertanyaannya, sejauh mana mereka akan mempertaruhkan segalanya demi adrenalin itu?
Kalau suka ini












