
Memuat video…
Ceritanya
Pukul tiga pagi, dan Christine yakin dia baru saja mendengar suara ibunya di lorong. Masalahnya, ibunya sudah meninggal dua puluh tahun lalu, dan Christine sendiri sekarang delapan puluhan, tinggal di panti jompo yang asing. Setiap hari dia melawan kabut ingatan yang semakin tebal, kadang lupa nama perawat yang baru saja mengantarkan obat, kadang bingung kenapa cermin di kamarnya menampilkan wajah tua yang tidak dia kenali. Tapi di sela-sela kebingungan itu, ada sesuatu yang masih terasa nyata: sentuhan hangat tangan perawat yang sabar, pelukan dari teman sekamar yang sama-sama linglung, dan sisa-sisa hasrat yang menolak padam meski tubuhnya renta. Yang bikin Christine bertanya-tanya, apakah jati diri itu benar-benar bisa hilang, atau hanya tersembunyi di lipatan memori yang paling dalam?
Kalau suka ini












