
Ceritanya
Enam tahun lalu Erin Gruwell mengajar di kelas paling bermasalah seantero sekolah. Bukan anak nakal biasa, mereka gangster, preman, dan anak jalanan yang sudah dikasih label gagal oleh semua guru sebelumnya. Erin datang dengan keyakinan buta bahwa menulis bisa menyelamatkan mereka. Buku harian jadi senjata, kata-kata jadi pelarian. Tapi sistem sekolah nggak mendukung, rekan guru mencemooh, dan suaminya mulai menjauh karena Erin lebih sering di kelas daripada di rumah. Yang bikin Erin bertahan bukan idealisme, tapi coretan-coretan di jurnal murid-muridnya yang ternyata menyimpan kisah perang, kekerasan, dan harapan. Di tengah tekanan yang menggerogoti, satu pertanyaan mengambang di udara: apakah cukup cuma menulis untuk mengubah nasib anak-anak yang bahkan negara sudah menyerah pada mereka?
Kalau suka ini












