
Ceritanya
Morrissey belum jadi ikon. Dia cuma anak Manchester yang lebih akrab dengan buku hariannya sendiri daripada orang-orang di sekelilingnya. Jack Lowden memerankan pemuda kutu buku itu dengan amarah yang mengendap di setiap sudut kamar tidurnya. Tahun 1970-an, Manchester bukan tempat ramah bagi anak yang suka puisi dan musik aneh. Tapi diam-diam, dari coretan-coretan itu, lahir sesuatu yang lebih besar dari sekadar pelarian. Simpati ibunya jadi satu-satunya jangkar, sementara dunia di luar terus menolaknya. Lalu bagaimana caranya seorang outsider benar-benar mengubah segalanya ketika suaranya tak pernah didengar siapa pun?
Kalau suka ini












