
Ceritanya
Malaya 1940-an, di bawah tumit Jepang. Embun kehilangan ayah dan kakaknya, Bayu, yang ditahan tentara pendudukan. Tiba-tiba saja dia terlempar ke pusaran perlawanan, di antara rasa benci pada penjajah dan perasaan aneh yang tumbuh pada Koishi, petugas propaganda Jepang. Koishi sendiri diam-diam punya misi rahasia, mencari ayahnya yang hilang sejak perang mulai. Dendam dan cinta beradu di dada Embun, sementara gerilyawan terus bergerak dan tentara Jepang makin brutal. Dia harus memilih antara membela keluarganya atau membiarkan hatinya bicara. Tapi bagaimana caranya mencintai musuh yang menghancurkan segalanya?
Kalau suka ini











