
Memuat video…
Ceritanya
Irene kena hukuman dua minggu kerja bakti di panti jompo. Bukan tempat yang dia impikan, apalagi buat remaja yang cuma pengin jadi cheerleader. Diam-diam, dia daftarin para lansia itu audisi reality show dance. Padahal mereka jalan aja pakai tongkat. Tapi Irene punya misi pribadi, nunjukin kalau nggak perlu tubuh sempurna untuk jadi keren banget. Tentu saja, para kakek-nenek ini awalnya bingung, apalagi saat harus joget di depan kamera. Ditambah lagi, manajemen panti dan orang tua Irene jelas nggak setuju. Antara mimpi cheerleading dan kenyataan pahit kerja bakti, mana yang bakal Irene pilih, apalagi saat kamera reality show benar-benar datang menjemput?
Kalau suka ini












