
Ceritanya
Tim menemukan Barry, seorang kolektor taksidermi dengan imajinasi liar dan kepolosan yang bikin gemas. Bukan sembarang teman makan malam, Barry adalah tiket Tim menuju pesta eksklusif bosnya, di mana setiap eksekutif harus membawa "idiot" paling kocak sebagai tamu kehormatan. Tapi Barry bukan tipe orang yang bisa dikendalikan. Dia membawa tikus berpakaian mini, cerita absurd tentang tikus mati, dan tanpa sengaja menghancurkan rencana Tim yang sudah diatur rapi. Yang bikin runyam, Tim mulai merasa bersalah sementara Barry justru menikmati setiap momen kacau itu. Antara tawa yang tak tertahankan dan rasa bersalah yang menggerogoti, pertanyaannya sederhana: siapa sebenarnya yang lebih bodoh di ruangan itu?
Kalau suka ini












