
Ceritanya
Koleksi burung dan kupu-kupu yang diawetkan, plus tumpukan arsip foto tanpa hitungan. Itu yang ditinggalkan Jürgen Friedrich Mahrt (1882-1940), seorang pendokumentasi satwa liar Jerman yang mengabadikan habitat pada masanya, banyak yang sekarang sudah punah. Hampir seabad kemudian, cicitnya mencoba membongkar kembali warisan itu, meneliti satu per satu spesimen dan foto lama untuk memahami apa yang sebenarnya direkam kakek buyutnya. Film dokumenter tahun 2022 ini mengikuti proses tersebut, dari lemari penyimpanan yang berdebu sampai upaya merekonstruksi lanskap yang sudah tidak ada lagi. Sonje Storm duduk di kursi sutradara, membiarkan pertanyaan-pertanyaan muncul perlahan tanpa buru-buru dijawab. Yang bikin penasaran, apakah arsip itu cuma catatan masa lalu, atau justru peringatan untuk masa depan?
Kalau suka ini











