
Ceritanya
Dia bicara pelan, tapi satu kalimatnya bisa menghentikan ladang anggur seluas mata memandang. Cesar Chavez bukan politikus atau jenderal, dia seorang buruh tani yang memilih keluarganya sendiri sebagai taruhan. Di tengah tekanan pemilik perkebunan yang punya koneksi ke pemerintah, kekerasan aparat, dan ancaman yang menyasar istri serta anak-anaknya, Chavez tetap maju. Ia mengorganisir mogok nasional, boikot anggur yang bikin industri California gemetar, semua tanpa setetes darah musuh. Tapi harga dari perlawanan damai ini mahal, tubuhnya mulai rapuh, orang-orang terdekatnya mulai ragu. Peter O'Toole dan Joss Ackland melengkapi potret era 1960-an ini dengan gravitas yang pas. Yang bikin penasaran, apakah yang lebih berat dilawan: keserakahan para konglomerat atau ketakutan yang diam-diam menggerogoti para buruh sendiri?
Kalau suka ini











