
Ceritanya
Lumba-lumba di akuarium tua itu mati seminggu lalu. Tapi Suji masih datang tiap sore, duduk di bangku yang sama, menatap air yang diam. Sejak kecelakaan yang merenggut ingatannya, dia hanya bisa mengingat satu hal: lumba-lumba itu. Ibunya, seorang perawat di rumah sakit kecil, diam-diam menyembunyikan diagnosis dokter tentang kondisi Suji. Sementara itu, ayahnya yang jarang pulang tiba-tiba kembali dengan tiket ke rumah sakit besar di kota. Tapi Suji menolak pergi. Dia bilang lumba-lumba itu masih hidup, dia dengar suaranya tadi malam. Yang bikin ibunya cemas bukan penyakit Suji, tapi keyakinan anaknya yang mulai terasa nyata. Apa yang sebenarnya didengar Suji dari dalam tangki air yang sudah lama kosong itu?
Kalau suka ini












