
Ceritanya
Pulau Fuerteventura yang kering dan berdebu, di sanalah Miguel mencoba menyatukan sisa hidupnya. Bersama putrinya, Mariana, mereka berusaha bangkit setelah kepergian sang istri, kehilangan yang masih terasa segar dan bikin langkah mereka limbung. Hidup mereka terombang-ambing, cuma ada satu pegangan, gulat tradisional. Itu keahlian sekaligus cara mereka bertahan. Setiap hari, latihan dan pertandingan jadi ritual pelarian, mencari arah baru di tengah tanah yang tandus. Miguel dan Mariana diam-diam saling menjaga, tapi luka itu belum juga menutup. Pertanyaannya, apakah gulat cukup untuk mengikat mereka yang nyaris hancur, atau justru semakin menjauhkan satu sama lain?
Kalau suka ini











