
Ceritanya
Abad ke-14, para Kesatria Templar yang jadi pemuja setan dikutuk jadi mayat hidup setelah dieksekusi warga. Sekarang, di masa pasca-apokaliptik yang kacau, seorang ayah dan putrinya cuma punya satu tujuan: bertahan. Tapi mereka nggak cuma berhadapan dengan para ksatria buta yang haus darah dan bangkit dari kubur. Ada sekte fanatik yang dipimpin pendeta gila, dan mereka juga punya rencana sendiri. Aaron Stielstra dan Alice Zanini main sebagai ayah-anak yang terjebak di antara dua teror ini, di pedalaman Italia yang sunyi dan rusak. Yang bikin mencekam, para ksatria itu buta tapi bisa mendeteksi mangsa lewat suara. Sekte pendeta gila itu tahu cara memanfaatkan kelemahan mereka. Pertanyaannya, siapa yang lebih mengerikan—mayat hidup yang haus daging, atau manusia yang rela berkorban demi kuasa?
Kalau suka ini












