
Ceritanya
Tenda mereka robek jam dua pagi. Bukan karena angin, bukan karena binatang. Sekelompok teman yang cuma ingin camping dan kabur dari hiruk pikuk kota malah tersesat di bagian hutan yang nggak ada di peta. Sydney, Mackenzie, dan Kirsten harus bertahan hidup ketika dua pria muncul dari kegelapan. Yang satu penduduk gunung gila, bicara ngawur sambil bawa kapak. Satunya lagi diam, mukanya tertutup topeng kayu, gerakannya pelan tapi nggak pernah meleset. Awalnya mereka kira ini cuma orang lokal yang mau nakut-nakutin anak kota. Ternyata liburan ini bukan soal bertahan dari alam liar, melainkan dari sesuatu yang lebih kelam dari semak belukar. Kabur dari hutan saja belum cukup kalau pelacaknya sudah tahu bau keringatmu.
Kalau suka ini












