Ceritanya
Salju Harbin tahun 1934, bukan tempat yang ramah untuk pulang. Empat mata-mata Komunis tiba dengan misi rahasia bernama "Utrennya", tapi seseorang sudah membocorkan kedatangan mereka sebelum kaki menginjak tanah. Zhang Xianchen dan timnya sadar mereka dikhianati dari dalam, dan sekarang setiap langkah di kota beku itu diawasi polisi rahasia Jepang. Tidak ada jalan mundur, tidak ada tempat aman. Hanya ada satu pilihan: terus bergerak, meski setiap rekan bisa jadi pengkhianat berikutnya. Dingin menusuk tulang, peluru mengintai dari bayangan, dan waktu terus menipis. Pertanyaannya bukan apakah misi ini mungkin berhasil, melainkan berapa banyak nyawa yang rela dikorbankan demi satu kata sandi.
Kalau suka ini













