
Ceritanya
Fenton, penulis sinis yang membenci kampung halamannya, terpaksa pulang setelah ayahnya yang eksentrik menabrak truk penuh kepiting. Kecelakaan itu bukan sekadar insiden, melainkan pembuka pintu menuju kekacauan keluarga yang selama ini dia hindari. Di tengah humor gelap yang menggelitik, Fenton berhadapan dengan saudara-saudaranya yang punya agenda sendiri, tetangga yang terlalu tahu urusan orang, dan kenangan masa lalu yang rumit. Ashley Benson tampil sebagai salah satu sosok yang memperumit keadaan. Setiap percakapan makan malam berubah jadi medan perang, setiap kepiting yang lepas jadi metafora hidupnya yang berantakan. Fenton sadar, pulang bukan cuma soal mengurus ayah, tapi juga soal menghadapi dirinya sendiri. Pertanyaannya, apakah dia sanggup bertahan sampai kepiting terakhir ditangkap?
Kalau suka ini












