
Ceritanya
Malam Natal di Oslo, dan seorang anak laki-laki nekat mengetuk pintu bengkel tua milik lelaki pemarah. Bukan minta hadiah, tapi tempat berlindung. Si anak punya alasan sendiri, yang tidak segera ia ceritakan. Sementara si lelaki tua, yang sehari-hari cuma ditemani sepatu-sepatu yang menunggu diperbaiki, awalnya cuma ingin mengusir tamu tak diundang itu. Tapi ada sesuatu di mata si anak yang bikin ia urung. Diam-diam, dua jiwa kesepian ini mulai saling mengisi ruang yang kosong. Kebetulan banget, anak itu datang dengan pertanyaan yang membongkar luka lama yang sudah bertahun-tahun dipendam si pembuat sepatu. Siapa sangka, seorang bocah dan seorang kakek bisa sama-sama belajar bahwa Natal bukan soal hadiah. Tapi apakah mereka benar-benar siap menghadapi kenyataan yang akan muncul setelah malam itu?
Kalau suka ini












