
Ceritanya
Yan Jian, insinyur IT asal China, tiba-tiba dikirim ke Afrika Utara. Bukan liburan, tapi kompetisi teknologi yang bakal menentukan kendali komunikasi global. Di sana, dia sadar ada permainan yang lebih besar. Mata-mata Prancis, Michael, diam-diam mengumpulkan pasukan mercenary untuk menguasai sumber daya mineral Afrika. Semua orang cuma lihat kompetisi biasa, tapi Yan satu-satunya yang tahu konspirasi ini. Satu-satunya yang bisa menghentikan rencana itu. Masalahnya, dia cuma insinyur, bukan tentara. Eriq Ebouaney dan Mike Tyson ikut meramaikan pertarungan teknologi dan senjata di gurun ini. Pertarungan yang nggak cuma soal siapa yang jago coding, tapi siapa yang berani taruh nyawa.
Kalau suka ini












