
Ceritanya
Tiga dekade memerintah sebagai baron ternak, Matt Devereaux melihat airnya mati oleh limbah tembaga. Darahnya mendidih, dan dia memutuskan satu-satunya bahasa yang dimengerti perusahaan tambang, kekerasan, menyerang pabrik mereka habis-habisan. Tapi tindakan itu membuatnya berurusan dengan hukum, dan dia terpaksa membagi warisan untuk anak-anaknya. Joe, si bungsu kesayangan, justru mengambil alih hukuman penjara ayahnya, rela jadi kambing hitam demi nama keluarga. Sementara Matt mati perlahan diracuni pengkhianatan anak-anaknya sendiri yang serakah, dendam Joe mengental di balik jeruji besi. Begitu bebas, dia kembali ke tanah yang dulu ia lindungi, dan pertanyaan paling pahit menunggu, darah siapa yang akan tumpah lebih dulu untuk menebus luka keluarga ini?
Kalau suka ini












