
Ceritanya
Delapan puluh tahun setelah bom pertama jatuh di London, rekaman arsip yang dipulihkan dengan teknologi baru menghidupkan kembali kengerian Blitz. Frieda Anderson dan Tom Betts termasuk di antara suara-suara yang menuntun kita melewati malam-malam penuh sirene dan puing-puing. Bukan sekadar kronologi perang, dokumenter ini menyelip ke lorong-lorong bawah tanah tempat warga biasa tidur di stasiun kereta, sementara bom V-1 melesat di atas kepala. Kamera menangkap ekspresi ibu yang menggendong bayi, tentara yang memadamkan api, anak-anak yang masih tersenyum di tengah reruntuhan. Tapi yang paling menghantui adalah keheningan setelah serangan, saat asap masih mengepul dan orang-orang mulai menggali. Pertanyaannya, berapa banyak yang bisa bertahan sebelum semangat itu benar-benar padam?
Kalau suka ini












