
Ceritanya
Seorang dokter Denmark, Anton, terus terombang-ambing antara hidup tenang di Kopenhagen dan tugas kemanusiaannya di kamp pengungsi Afrika. Di sisi lain, putranya Elias jadi bulan-bulanan perundungan di sekolah. Sampai suatu hari dia bertemu Christian, anak pendiam yang masih hancur setelah kehilangan ibunya. Mereka berdua mulai akrab, tapi persahabatan itu perlahan berubah jadi sesuatu yang gelap. Christian mengajak Elias untuk balas dendam, dan keputusan itu ternyata jauh lebih berbahaya dari yang mereka kira. Nyawa terancam. Para orangtua dipaksa memilih antara keadilan atau kekerasan. Di titik mana garis antara membela diri dan kehilangan kemanusiaan?
Kalau suka ini












